Langsung ke konten utama

Tutorial: Memasang Pemutar Musik di Blog

Yo. yo.. yo.. Selamat pagi tongkronger BilBol dimanapun anda berada. Kembali ane hadirkan tutorial seputar blogspot spesial tanpa telor buat agan-agan semua. Kali ini ane hadir buat nge-share cara masang musik player di blog.

Hasil akhir tutorial ini berupa gadget/ widget pemutar musik yang cuma bisa memutar satu lagu. Kalo pengen yang lagunya bisa banyak, bisa tunggu artikel BilBol selanjutnya. Buat mempersingkat waktu, cekidot tutorialnya.

1. Buka Dashboard > Tata Letak > Tambahkan Gadget
2. Akan muncul jendela baru. Skrol ke bawah dan cari gadget "HTML/ JavaScript". Pilih gadget tersebut.

3. Isi isian Judul semau kamu. Tidak diisi juga ga haram. Isian konten diisi dengan skrip berikut:
<span style="font-weight:bold;">Dewa 19 - Bunga</span>
<p align="justify"><embed type="application/x-shockwave-flash" src="http://www.4shared.com/flash/player.swf?ver=9051" style="" id="ply" name="ply" quality="high" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="false" wmode="opaque" flashvars="file=http://dc372.4shared.com/img/KVESRDVw/dlink__2Fdownload_2FKVESRDVw/preview.mp3&amp;volume=50&amp;" height="20" width="100%"></embed></p>
Tulisan merah silakan diganti dengan judul lagunya. Tulisan hijau diganti dengan URL lagu/ mp3-nya. Sebagai contoh ane pake lagu Bunga dari Dewa 19 yang ane dapet dari 4shared.com.
4. Klik Simpan

5. Silakan refresh blog kamu dan nikmatin lagu favorit kamu langsung di blog.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah: Paksi Janadri di Perut Bumi (Bag. 6/ Habis)

Penelusuran disepakati berlanjut ke gua ketiga. Gua Sigay Dalapan merupakan targetnya. Berbeda dengan dua gua dipenelusuran sebelumnya yang merupakan gua horisontal. Gua Sigay Dalapan merupakan gua tipe vertikal. Kemampuan SRT diperlukan disini. Mengingat hasil evaluasi kedua, akhirnya sebelum penelusuran Sigay Dalapan diadakan simulasi dan pelatihan SRT. 15.00 WIB simulasi berakhir. Tim bersiap menuju Gua Sigay Dalapan. Lokasi mulut Sigay Dalapan lumayan jauh dibanding dua gua sebelumnya. Kang Ngawir Sigi yang menjadi navigator harus berjibaku dengan semak yang menghalangi jalan menuju mulut gua. Peppy yang kali ini giliran leader dibantu Kang Ngawir Sigi segera menginstal peralatan SRT di mulut gua. Kepercayaan pada alat dan benarnya pemasangan benar-benar diperlukan disini. Peppy yang pertama kali menuruni lintasan dilanjutkan dengan Kang Ngawir Sigi. Bolong selaku penanggung jawab palog selanjutnya. Kang Dobol sang dokumenter menyusul dan terakhir selaku Cleaner, Cokor. Endris ...

Jeplak: Bismillah, Mulai Nulis Lagih..

Mengenang masa lalu selalu berujung senyum sendiri. Ya. SENDIRI. Malam ini benar-benar sendiri seperti malam-malam sendiri sebelumnya. (Musik sedih tiba-tiba terdengar). Ruang kantor tiba-tiba jadi sepi sesaat sebelum tulisan "Ruang kantor tiba-tiba jadi sepi" dituliskan. Ruang kantor memang sepi tapi tak terasa sepi hingga ditulisnya "Ruang kantor tiba-tiba jadi sepi". Jam segini memang sepi. Hanya orang kurang kerjaan yang masih duduk di sini. Aku salah satunya. Malam ini benar-benar kurang kerjaan. Biasanya memang tak pernah ada kerjaan. Tapi malam ini kekurangkerjaan itu lebih terasa kekurangkerjaannya. Film bajakan di situs tongkrongan tak ada yang menarik jari untuk diklik donlot. Chat di Whatsapp tak ada yang menarik. Tak ada yang ingatkan makan. Lagipula percuma. Aku sudah makan. Ku tengok Facebook, masih begitu saja. Isinya tulisan orang asing yang kuakui teman. Halaman profil iseng kubuka. Dan nostalgia pada tulisan dan gambar lama sedikit memberi seri...

Kisah: Paksi Janadri di Perut Bumi (Bag. 5)

Camp, 15 Februari 2014 08.00 WIB disepakati sebagai waktu memulai penelusuran kedua. Setelah sebelumnya melewati ritual biasa semisal sarapan dan stretching. Pada pukul tersebut, Kang Agen juga telah undur diri untuk kembali ke Cimahi. Untuk selanjutnya yang menjadi mentor tentu saja Kang Ngawir Sigi. Gua Cilalay menjadi target kami di penelusuran kedua ini. Cokor bertugas sebagai leader, Kang Ngawir Sigi menjadi secondman, Peppy bagian palog, Endris dokumenter, dan Bolong menjadi cleaner. Sementara penjaga camp, Kang Dobol seorang. Lokasi Cilalay yang tak jauh dari camp tak sulit ditemukan. Mulut gua tak jauh dari jalan setapak yang biasa dilalui masyarakat sekitar. Tak heran saat melakukan persiapan kami dilalui masyarakat yang hendak beraktivitas. Adzan kembali dikumandangkan. Kali ini Bolong yang menjadi muadzin. Cokor memasang tambatan webing. Satu persatu anggota tim turun ke dalam gua. Kapur tampak dominan menghiasi dinding gua. Penelusuran gua Cilalay tak jauh berbeda dib...